Pernah ga kamu ngerasa aneh?
Seluruh badan kamu tiba-tiba aja lemes,
Badan kamu menjadi berat kaya ditindih gorila,
Bahkan kamu pun ga mampu buat sekedar angkat kelingking doang,
Otak kamu seperti ga berada ditempat asalnya,
Telinga kamu serasa penuh dijejali dengan kapas.
Aku pernah
Pernah ga kamu ngerasa aneh?
Mata kamu tiba-tiba perih kaya ditaburi debu-debu halus,
Kecepatan berkedipmu menjadi berkurang,
Kelopak matamu menjadi tidak teratur,
Dan kelopak matamu itu sulit ditarik keatas, seakan-akan dilapisi oleh lem fox.
Aku pernah
Dan pernahkah kamu ngerasa aneh?
Lehermu tak mampu lagi menopang kepala,
Keseimbangan tubuhmu hilang seketika,
Seluruh ruanga menjadi gelap gulita,
Dan seketika kamu menjadi orang yang buta, tuli dan bisu.
Aku pun pernah
Jikalau kamu pernah ngerasain itu semua, maka yang kamu bisa lakuin adalah pasrah. biarkanlah semuanya terjadi begitu saja bagaikan air mengalir.
Minggu, 29 Juli 2012
Selasa, 24 Juli 2012
Cara menyelesaikan masalah
Apakah
anda memiliki masalah?
Seberapa
besarkah masalah anda?
Apakah anda
frustasi?
Apakah
anda “GALAU”?
Apakah
anda ingin melenyapkan masalah itu?
Apa yang
anda lakukan untuk menendangnya dari hidup anda?
Banyak
cara yang bisa anda lakukan untuk memecahkan masalah anda, seperti:
·
Mengambil gergaji dan
mengasahnya dileher anda;
·
Pergi kelaut dan berenang dengan
gaya batu sambil menggendong tas berisi 5 ton batu;
·
Memberanikan diri terjun bebas
dari tugu monas;
·
Berbaring santai di rel kereta
api sambil merasakan nyanyian peluit kereta api;
·
Pergi ke kebun binatang dan
bercengkrama dengan keluarga singa di kediamannya;
Masih
banyak lagi cara menyelesaikan setiap masalah yang selalu datang silih berganti
ke kehidupan anda. Tinggal anda memilih mana yang sesuai dengan kepribadian
anda
Tapi
saran saya, jangan anda mencoba menyelesaikan masalah dengan cara ‘suit’. Terserah
mau suit jepang, suit Indonesia, atau apapun lah. Karena percayalah, ga semua
masalah bisa diselesaikan dengan cara itu. Selama ini saya selalu percaya bahwa
suit selalu adil dan cara efektif untuk mengatasi masalah. Tapi ternyata, aku
dikhianati oleh kepercayaan aku sendiri. Tragis kan? Perlu bukti? Oke……….
komik di ambil dari kisah nyata
Kamis, 03 November 2011
Ini kah namanya Galau?
- Saat aku berpikir bahwa mereka adalah yang terbaik untukku, apakah yang mereka pikirkan tentang aku?
- Jika dulu aku ingin menjauhi mereka karena kepentinganku, sekarang aku ingin menjauh untuk kepentingan mereka
- Semakin hari aku semakin merasa bahagia akan kehangatan yang mereka beri untukku, semakin hari aku semakin merasa ketakutan akan perpisahan yang akan kita alami nanti
- Hari yang lalu aku merasa sedih, kesal dan geram. Hari ini aku merasa bahagia, senang dan tenang. apakah yang akan terjadi esok hari?
- Selalu aku yang salah, selalu aku yang disalahkan, selalu aku yang disudutkan, mungkinkah aku memang selalu salah? ataukah aku memang yang terburuk? apa yang aku katakan terkadang menjadi salah. apa yang ku perbuat terkadang menjadi musibah. Seburuk itukah aku?
- Saat hati ingin bicara, terkadang mulut enggan untuk terbuka. apakah aku harus memaksa untuk bicara? ataukah aku hanya harus diam membiarkan hati terluka? apakah saat nanti aku bicara mereka akan mengerti apa yang aku rasa? terkadang apa yang aku rasa, berbeda dengan apa yang aku katakan.
Rabu, 02 November 2011
Entay's Family
Nene cece: nene cece adalah seorang ibu dari mamihku, yaitu mamih ajeng.
Nene cece berpangkat sebagai wanita tertua di keluarga entay. Nene cece
adalah nene yang rajin dalam menuntut ilmu (terbukti pada saat beliau
akan menghadapi UN, beliau mengikuti berbagai jenis les dan memecahkan
rekor sebagai nene tua yang banyak mengikuti les disbanding
cucu-cucunya). Nene cece adalah orang yang kreatif. Hobi nene ini, yaitu
mewarnai, menggambar, dan pergi duluan saat akan berangkat sekolah.
Nene cece adalah orang yang sangat jarang sekali pergi sekolah denganku
(karena dia selalu berangkat kepagian). Nene cece memiliki 3 orang anak,
yaitu mamah ajeng, tante vardan, dan om aziz. Nene cece adalah
satu-satunya orang yang menggebu-gebu semangatnya jika mengajak keluarga
entay berkumpul. Dan nene cece lah yang menjadi alasanku masuk SMAku
sekarang (tapi taunya dia ingkar janji). Salah satu hal yang membuatku
kesal bila mengingat nene cece, yaitu saat aku harus menulis namanya.
Bagiku nama nene cece membuat aku susah membedakan huruf I dan Y
(syaila, seiyla, sayila, agh…entahlah) dan itulah karya tulisku jika
harus menulis nama nene cece. Hal terbesar yang baru aku ketahui dari
nene cece adalah (jeng,jeng,jeng,jeng) SELAMA 3 TAHUN LEBIH AKU BERTEMAN
DENGAN DIA, AKU BARU TAHU KALU NAMA NENE CECE ADA 4 GERBONG. Sungguh
penemuan yang luar biasa. Kenangan yang aku ingat bersama nene cece
yaitu pada saat kita ngumpet dikamar dan tidak keaula karena males, lalu
bu murobi datang mencari kita, dan tololnya kita malah ngumpet dibawah
jendela yang tidak dikunci. Dan seketika bu murobi nongol dari jendela
itu dan mendapati kita berdua yang berdosa ini sedang menampakan
senyuman pasrah. Hiks.
Mamah ajeng: mamah ajeng adalah wanita yang memiliki 3 suami dan memilik 3 anak dari masing-masing suaminya. Anak pertamanya adalah Rani (merupakan anak dari papah DICKEY), anak kedua adalah Aku (anak dari papah ANSROR), dan si bungsu yaitu Ayu(gak tahu papahnya siapa, aku lupa). Mamah adalah wanita yang keibu-ibuan, jika ada suatu obrolan yang membuat aku susah mencernanya atau membuatku Jangar tidak mengerti, Mom lah yang selalu setia menerangkannya kepadaku dengan muka yang menahan kekesalan (ket: walaupun kadang aku juga gak ngerti dengan apa yang dia katakana). Mam adalah mamah-mamah yang memprihatinkan, usahanya menanti Papah Dickey dan papah Ansror hampir membuatnya Gila. Teringat saat pulang sekolah, kita mendapati mom sedang mengguyur diri dan basah-basahan (kaya di sinetron-sinetron) di kamar mandi yang sempit. Menurut pengakuan dari mom, dia melakukan itu karena mendengar berita bahwa papah selingkuh dengan wanita lain (walaupun sesungguhnya saat itu mam gak jadian sama papah. ralat, sama papah ANSROR prnah sekali). Terkadang aku fikir mam selalu memihak padaku jika aku berkelahi dengan ke2 saudariku, terutama Ayu (padahal biasanya aku yang suka cari gara-gara). oh....ketinggalan, mamah berperan sebagai jam weker dikamar. mamah mampu membuyarkan semua mimpi warga 3086. walau pun kadang merasa kesal karena teriakan mom (YU, GIT, RAN, VAR, SEL BANGUN). tapi tanpa teriakan maut itu, mungkin kita semua sudah mengumpulkan segunduk poin karena telat ke aula. SO, thank's mom.
Tante vardan: ini dia, wanita penggemar WESTLIFE (grup yang sudah kelaut), dia adalah penggemar dari BRYAN MC.FADDEN (kayaknya salah nulisnya deh). Menurutnya, bryan adalah orang tercakep dari grup itu. Padahal aku fikir MARK adalah yang paling cakep, dan bryan gak ada bagus-bagusnya (haha, peace). Cewe berkaca mata ini memiliki kenangan dengan semboyan (DIA DAN SETIA AKAN SETIA SETIAP SAAT) iklan salah satu DEODORAN. Tante adalah salah satu dari grup JOMBLOWATI SEJATI yang diikuti oleh aku dan mom. Dengan adanya grup ini, maka lahirlah lagu yang teupararuguh dari T3(TITA,TIWI,TINI), dengan pemeran prianya yaitu ICAL. Haha, sungguh bodor. Tante adalah orang yang pitekeeun, saking cintanya pada westlife, dia tega menyuruhku untuk mengetik semua lirik lagu wetlife lewat sms, dan sukses membuatku gempor.
Kaka Rani: dia adalah kakaku, dia terkenal dengan julukan kaka TELMI. Karena ketelmiannya, dia baru bisa mencerna omongan orang setelah setahun kemudian (haha lebay). Rani adalah orang yang sering aku GIGIT, tapi, anehnya dia tetep aja mau deket sama aku. Itulah kesetiaannya. Sering orang bilang bahwa kita mirip, tapi sampai sekarang pun aku tidak mengerti dimana letak kemiripan kita. Banyak orang berkata “git, teu bosen gitu kamu jeung sirani wae?”, dan aku pun bingung. Wajar orang bilang gitu, soalnya, hampir semua kegiatan aku jalani bersamanya, mulai dari sekamar, sebangku, sekamar mandi, seaula, dan sebagainya. Rani adalah teman yang setia, dia Rela menungguku saat akan pergi sekolah, kitalah orang yang terakhir meninggalkan asrama saat pergi sekolah. Dia adalah saksi perjuanganku saat mengejar orang sipit.
Aku: Anggita Putri Sumarna. (siapa aku? entahlah, kalianlah yang tau siapa aku)(harap coment aja! )
Ayu: adiku ini sering sekali menjadi sasaran kejailanku. Dialah orang yang sering menemaniku ke buk-buk mencari komik, makan es sunami. Lewat dia, aku bisa mengenal om aziz. Kisah cintanya yang berliku-liku tidak membuatnya jera. Buktinya, dia tetap setia pada PEREPET, walau pun itu membuat dia, tepatnya kita dijauhi oleh teman seperjuangan di asrama. Sungguh ironis. Ayu adalah orang yang menemaniku saat hari-hari terakhir kita tinggal bersama. Dia menemaniku tinggal di 3086 tercinta denga pakaian yang seadanya, dan saking kekurangan pakaian, kita saling bertukar pakaian. Hidup tanpa anduk, tidur tanpa seprai, bantal, guling, selimut. Kita lewati untuk menunggu personil 3086 lainya. Dengan keadaan kamar yang kosong dan berantakan, dan kamar sebelah yang kosong juga.
mohon maaf apabila gak jelas, menyinggung perasaan dan sebagainya. hehe
Mamah ajeng: mamah ajeng adalah wanita yang memiliki 3 suami dan memilik 3 anak dari masing-masing suaminya. Anak pertamanya adalah Rani (merupakan anak dari papah DICKEY), anak kedua adalah Aku (anak dari papah ANSROR), dan si bungsu yaitu Ayu(gak tahu papahnya siapa, aku lupa). Mamah adalah wanita yang keibu-ibuan, jika ada suatu obrolan yang membuat aku susah mencernanya atau membuatku Jangar tidak mengerti, Mom lah yang selalu setia menerangkannya kepadaku dengan muka yang menahan kekesalan (ket: walaupun kadang aku juga gak ngerti dengan apa yang dia katakana). Mam adalah mamah-mamah yang memprihatinkan, usahanya menanti Papah Dickey dan papah Ansror hampir membuatnya Gila. Teringat saat pulang sekolah, kita mendapati mom sedang mengguyur diri dan basah-basahan (kaya di sinetron-sinetron) di kamar mandi yang sempit. Menurut pengakuan dari mom, dia melakukan itu karena mendengar berita bahwa papah selingkuh dengan wanita lain (walaupun sesungguhnya saat itu mam gak jadian sama papah. ralat, sama papah ANSROR prnah sekali). Terkadang aku fikir mam selalu memihak padaku jika aku berkelahi dengan ke2 saudariku, terutama Ayu (padahal biasanya aku yang suka cari gara-gara). oh....ketinggalan, mamah berperan sebagai jam weker dikamar. mamah mampu membuyarkan semua mimpi warga 3086. walau pun kadang merasa kesal karena teriakan mom (YU, GIT, RAN, VAR, SEL BANGUN). tapi tanpa teriakan maut itu, mungkin kita semua sudah mengumpulkan segunduk poin karena telat ke aula. SO, thank's mom.
Tante vardan: ini dia, wanita penggemar WESTLIFE (grup yang sudah kelaut), dia adalah penggemar dari BRYAN MC.FADDEN (kayaknya salah nulisnya deh). Menurutnya, bryan adalah orang tercakep dari grup itu. Padahal aku fikir MARK adalah yang paling cakep, dan bryan gak ada bagus-bagusnya (haha, peace). Cewe berkaca mata ini memiliki kenangan dengan semboyan (DIA DAN SETIA AKAN SETIA SETIAP SAAT) iklan salah satu DEODORAN. Tante adalah salah satu dari grup JOMBLOWATI SEJATI yang diikuti oleh aku dan mom. Dengan adanya grup ini, maka lahirlah lagu yang teupararuguh dari T3(TITA,TIWI,TINI), dengan pemeran prianya yaitu ICAL. Haha, sungguh bodor. Tante adalah orang yang pitekeeun, saking cintanya pada westlife, dia tega menyuruhku untuk mengetik semua lirik lagu wetlife lewat sms, dan sukses membuatku gempor.
Kaka Rani: dia adalah kakaku, dia terkenal dengan julukan kaka TELMI. Karena ketelmiannya, dia baru bisa mencerna omongan orang setelah setahun kemudian (haha lebay). Rani adalah orang yang sering aku GIGIT, tapi, anehnya dia tetep aja mau deket sama aku. Itulah kesetiaannya. Sering orang bilang bahwa kita mirip, tapi sampai sekarang pun aku tidak mengerti dimana letak kemiripan kita. Banyak orang berkata “git, teu bosen gitu kamu jeung sirani wae?”, dan aku pun bingung. Wajar orang bilang gitu, soalnya, hampir semua kegiatan aku jalani bersamanya, mulai dari sekamar, sebangku, sekamar mandi, seaula, dan sebagainya. Rani adalah teman yang setia, dia Rela menungguku saat akan pergi sekolah, kitalah orang yang terakhir meninggalkan asrama saat pergi sekolah. Dia adalah saksi perjuanganku saat mengejar orang sipit.
Aku: Anggita Putri Sumarna. (siapa aku? entahlah, kalianlah yang tau siapa aku)(harap coment aja! )
Ayu: adiku ini sering sekali menjadi sasaran kejailanku. Dialah orang yang sering menemaniku ke buk-buk mencari komik, makan es sunami. Lewat dia, aku bisa mengenal om aziz. Kisah cintanya yang berliku-liku tidak membuatnya jera. Buktinya, dia tetap setia pada PEREPET, walau pun itu membuat dia, tepatnya kita dijauhi oleh teman seperjuangan di asrama. Sungguh ironis. Ayu adalah orang yang menemaniku saat hari-hari terakhir kita tinggal bersama. Dia menemaniku tinggal di 3086 tercinta denga pakaian yang seadanya, dan saking kekurangan pakaian, kita saling bertukar pakaian. Hidup tanpa anduk, tidur tanpa seprai, bantal, guling, selimut. Kita lewati untuk menunggu personil 3086 lainya. Dengan keadaan kamar yang kosong dan berantakan, dan kamar sebelah yang kosong juga.
mohon maaf apabila gak jelas, menyinggung perasaan dan sebagainya. hehe
Hamy oh Hamy
Halo, Hamy
Apa kabar? Apakah sekarang kamu sudah sehat? apakah sekarang kamu bahagia? apa yang sedang kamu lakukan sekarang? makan? minum? atau bermain-main dengan rodamu? ya.... aku akui kamu memang pelari yang sangat hebat, bahkan saking kencangnya kamu lari, rumahmupun ikut bergoyang.
Hamy, akankah kamu pulang? aku sudah membersihkan rumahmu, aku sudah mengisi air untukmu, dan tempat makananmu pun penuh dengan makanan kesukaanmu plus vitamin, oh iya kalau kamu ingin madu, aku sudah menyiapkannya dirumahmu. jadi maukah kamu kembali?
Hamy, ajaib sekali! aku biasanya jam segini sudah lapar, tapi sekarang aku sama sekali tidak merasa lapar padahal perutku sudah meraung-raung, apkah kamu mau mendengarnya?
Hamy, ingatkah kamu saat kita pertama kali bertemu? kamu sangat lucu saat itu. Maaf saat pertama kita bertemu aku hanya memberi kamu kandang yang sempit dan murah. Malang sekali nasib kamu, selama seminggu kamu tinggal di kandang sempit yang kosong tanpa roda kesayanganmu.
Hamy, tadi malam aku tidur nyenyak. Kamu tahu alasanya? Aku tidur nyenyak karena kamu ga ganggu aku lagi dengan suara gigitanmu pada kandangmu. Ya kamu memang membuatku kesal setiap kali kamu lakukan itu.
Hamy, kenapa sekarang aku merasa sangat kangen sama kamu? Di otakku ini selalu ada bayangan kamu. Aku ingat saat pertama kali kamu melahirkan, aku sangat panik saat itu. Aku mencoba tidak mengganggumu saat itu agar kamu tidak merasa risih karena kahadiranku. Kamu tahu bahwa pada saat itu aku sangat penasaran, tapi aku berfikir demi kabaikanmu dan anakmu, aku rela menahan rasa penasaranku. Terimakasih sudah memberikan kebahagian saat itu. Hamy, aku juga ingat saat kata berbagi makanan bersama. Saat itu aku duduk sambil menonton tv, kamu mendekatiku setiap kali aku makan sesuatu. Saking laparnya, kamu sampai naik dan memanjat bajuku untuk merebut makanan dari mulutku. Kau memang nakal. Maaf, saat itu aku hanya memberikan sedikit untukmu.
Hamy, apakah kamu bahagia saat kamu bersamaku? Apakah kamu tidak menyesal menghabiskan waktu denganku? Hamy, maaf jika selama ini aku banyak membuatmu mebderita. Hamy, apakah sekarang kamu merindukan aku? Ataukah kamu malah senang karena sudah jauh dariku?
Hamy, lihatlah anak-anakmu. Sekarang mereka sedang tidur nyenyak. Tadi aku tidak telat memberi makan mereka. Apakah kamu melihatnya? Mereka sngat lucu-lucu, sama sepertimu. Hamy, sepertinya mereka merindukanmu. Apakah kamu merindukannya? Hamy, apa yang sedang mereka mimpikan sekarang? Apakah kamu hadir dimimpinya? Mereka pasti senang jika kamu hadir dimimpinya.
Hamy, aku sangat sedih saat tadi pagi melihatmu. Kamu begitu kurus, dingin dan kaku. Aku mencoba menggulingkan tubuh mungilmu, tapi kamu tidak bergerak. Aku mengamati tubuhmu berharap kamu masih bernafas, tapi kamu tetap diam. Sejak kapan kamu pergi? Mengapa kamu tidak membangunkanku saat kamu akan pergi. Apakah kamu takut menggangguku? Kenapa kamu pergi tanpa izin? Apakah anak-anakmu tahu kamu sudah pergi? Kenapa kamu pergi? Apakah kamu pergi karena aku? Hamy kapan kamu akan meggigitku lagi? Hamy, memar ditubuhku akibat gigitanmu sudah hilang sekarang, tapi kenapa kamu juga menghilang?
Hamy, terimakasih kamu telah sudi menghabiskan hidupmu bersamaku. Terimakasih telah memberikan kebahagiaan dalam hidupku. Terimakasih kamu telah memberikanku ketujuh anakmu yang sangat lucu. Terimakasih atas semuanya. Hamy, aku tidak menyesal telah bertemu denganmu, aku tidak menyesal telah menghabiskan waktu denganmu. Aku harap kamupun sama tidak menyesalnya seperti aku. Aku akan merawat anakmu, Hamy. Jadi, kamu jangan khawatirkan mereka. Berbahagialah kamu disana. Semogga kelak kita akan bertemu lagi.
Hamy, kami menyayangimu
Apa kabar? Apakah sekarang kamu sudah sehat? apakah sekarang kamu bahagia? apa yang sedang kamu lakukan sekarang? makan? minum? atau bermain-main dengan rodamu? ya.... aku akui kamu memang pelari yang sangat hebat, bahkan saking kencangnya kamu lari, rumahmupun ikut bergoyang.
Hamy, akankah kamu pulang? aku sudah membersihkan rumahmu, aku sudah mengisi air untukmu, dan tempat makananmu pun penuh dengan makanan kesukaanmu plus vitamin, oh iya kalau kamu ingin madu, aku sudah menyiapkannya dirumahmu. jadi maukah kamu kembali?
Hamy, ajaib sekali! aku biasanya jam segini sudah lapar, tapi sekarang aku sama sekali tidak merasa lapar padahal perutku sudah meraung-raung, apkah kamu mau mendengarnya?
Hamy, ingatkah kamu saat kita pertama kali bertemu? kamu sangat lucu saat itu. Maaf saat pertama kita bertemu aku hanya memberi kamu kandang yang sempit dan murah. Malang sekali nasib kamu, selama seminggu kamu tinggal di kandang sempit yang kosong tanpa roda kesayanganmu.
Hamy, tadi malam aku tidur nyenyak. Kamu tahu alasanya? Aku tidur nyenyak karena kamu ga ganggu aku lagi dengan suara gigitanmu pada kandangmu. Ya kamu memang membuatku kesal setiap kali kamu lakukan itu.
Hamy, kenapa sekarang aku merasa sangat kangen sama kamu? Di otakku ini selalu ada bayangan kamu. Aku ingat saat pertama kali kamu melahirkan, aku sangat panik saat itu. Aku mencoba tidak mengganggumu saat itu agar kamu tidak merasa risih karena kahadiranku. Kamu tahu bahwa pada saat itu aku sangat penasaran, tapi aku berfikir demi kabaikanmu dan anakmu, aku rela menahan rasa penasaranku. Terimakasih sudah memberikan kebahagian saat itu. Hamy, aku juga ingat saat kata berbagi makanan bersama. Saat itu aku duduk sambil menonton tv, kamu mendekatiku setiap kali aku makan sesuatu. Saking laparnya, kamu sampai naik dan memanjat bajuku untuk merebut makanan dari mulutku. Kau memang nakal. Maaf, saat itu aku hanya memberikan sedikit untukmu.
Hamy, apakah kamu bahagia saat kamu bersamaku? Apakah kamu tidak menyesal menghabiskan waktu denganku? Hamy, maaf jika selama ini aku banyak membuatmu mebderita. Hamy, apakah sekarang kamu merindukan aku? Ataukah kamu malah senang karena sudah jauh dariku?
Hamy, lihatlah anak-anakmu. Sekarang mereka sedang tidur nyenyak. Tadi aku tidak telat memberi makan mereka. Apakah kamu melihatnya? Mereka sngat lucu-lucu, sama sepertimu. Hamy, sepertinya mereka merindukanmu. Apakah kamu merindukannya? Hamy, apa yang sedang mereka mimpikan sekarang? Apakah kamu hadir dimimpinya? Mereka pasti senang jika kamu hadir dimimpinya.
Hamy, aku sangat sedih saat tadi pagi melihatmu. Kamu begitu kurus, dingin dan kaku. Aku mencoba menggulingkan tubuh mungilmu, tapi kamu tidak bergerak. Aku mengamati tubuhmu berharap kamu masih bernafas, tapi kamu tetap diam. Sejak kapan kamu pergi? Mengapa kamu tidak membangunkanku saat kamu akan pergi. Apakah kamu takut menggangguku? Kenapa kamu pergi tanpa izin? Apakah anak-anakmu tahu kamu sudah pergi? Kenapa kamu pergi? Apakah kamu pergi karena aku? Hamy kapan kamu akan meggigitku lagi? Hamy, memar ditubuhku akibat gigitanmu sudah hilang sekarang, tapi kenapa kamu juga menghilang?
Hamy, terimakasih kamu telah sudi menghabiskan hidupmu bersamaku. Terimakasih telah memberikan kebahagiaan dalam hidupku. Terimakasih kamu telah memberikanku ketujuh anakmu yang sangat lucu. Terimakasih atas semuanya. Hamy, aku tidak menyesal telah bertemu denganmu, aku tidak menyesal telah menghabiskan waktu denganmu. Aku harap kamupun sama tidak menyesalnya seperti aku. Aku akan merawat anakmu, Hamy. Jadi, kamu jangan khawatirkan mereka. Berbahagialah kamu disana. Semogga kelak kita akan bertemu lagi.
Hamy, kami menyayangimu
Puisi
Fisika
Anggita Putri Sumarna
Anggita Putri Sumarna

Sebagian orang berpikir
Fisika adalah ilmu tentang
zat dan energi
Sedangkan aku berpikir
Fisika adalah ilmu tentang
tingkat kepasrahan diri
Tiga puluh lima
Tertera jelas diatas lembar folio bergarisku
Silang sepuluh checklist
lima
Itulah hiasan-hiasan suram
yang di gambarkan guruku
Sejenak aku pun berdiam dan
berpikir
Seandainya Einstein tak
pernal lahir
Seandainya Archimedes phobia
air
Mungkinkah E=mc2
dan FA=ρgv akan terlahir?
Fisika, apa yang harus aku
perbuat untuk menaklukanmu?
Mungkinkah aku dapat
memperbanyak bentuk checklist difolioku?
Mungkinkah aku dapat
beranjak dari keterpurukanku?
Dan mungkinkah E=mc2
dan FA=ρgv akan menjadi kata
mutiaraku?
Rabu, 19 Oktober 2011
Kekurangan
“Tak ada makhluk yang sempurna”. Itu
adalah kata-kata yang mungkin simple dan sering sekali terdengar oleh setiap
telinga orang. Tapi buat aku, kata-kata itu adalah kata-kata yang sangat rumit.
Masalahnya, orang-orang mengakui bahwa memang benar setiap manusia itu tak ada
yang sempurna, dengan kata lain setiap orang itu pasti memiliki suatu
kekurangan. Tapi mengapa seseorang itu terkadang malah tidak bisa menerima segala kekurangan pada dirinya sendiri atau
orang lain?
Aku adalah seorang manusia. Dan itu
berarti aku memiliki kekurangan. Aku menyadari semua kekurangan itu, Karna aku
sendiri yang tahu siapa aku sebenarnya. Banyak sekali kekurangan pada diri aku.
Aku termasuk orang yang gampang marah, sangat pemalas, gengsian, dan masih
banyak lagi. Banyak orang-orang disekitarku yang tahu kekuranganku ini. Tapi,
yang aku ragukan, apa setiap orang disekitarku ini mampu menerima kekurangan
aku ini?. Terkadang orang-orang disekitarku menyarankan, bahkan mendesak agar
aku bisa berubah. Aku tahu itu semua untuk kebaikan aku sendiri. Tapi, apakah
mereka tahu bahwa ga segampang itu merubah sesuatu yang sudah lama ada dalam
diri sendiri? Sebagian orang mungkin bertanya,
kenapa aku ga bisa berubah? Kenapa aku selalu saja melakukan hal yang sama
setiap aku marah? Kapan aku berubah? Mengapa aku susah minta maaf? Kenapa aku
ga mudah maafin orang, dan kenapa aku jarang berterima kasih?. Aku sendiri ga
bisa menjelaskan kenapa aku seperti itu. Tapi yang aku tahu, itu adalah sifat
dan kekurangan aku. Seringkali aku mencoba merubah itu, tapi sayangnya
perubahan itu ga semudah yang aku bayangkan. Memang benar, sebagian orang bisa
dengan mudah memaafkan orang lain. Tapi aku? Aku bukanlah orang yang seperti
itu. Apakah mereka mengerti bahwa aku juga ingin merubah diri aku? Apa mereka
ngerti kalau aku juga ga ingin punya sifat seperti itu?
“maaf”. Entah kenapa, terkadang aku
susah sekali mengungkapkan kata itu. Saat aku merasa bersalah, aku hanya bisa
terdiam. Mungkin orang lain beranggapan bahwa aku ga tau malu. Memang wajar
orang beranggapan seperti itu, karena kadang aku juga berpikiran seperti itu. Minta
maaf adalah hal yang sulit dilakukan buat aku. Setiap aku benar-benar merasa
bersalah, aku selalu terdiam. Aku selalu berfikir bagaimana cara meminta maaf. Aku
selalu merasa malu untuk meminta maaf, bukan karena gengsi atau apapun. Aku merasa
malu karena kesalahan aku, aku merasa malu untuk melihat orang itu. Tapi sujujurnya,
dalam hati aku, aku selalu merasa sangat bersalah dan meminta maaf yang
sebesar-besarnya. Tapi anehnya, kenapa aku ga bisa mengucapkan kata-kata itu?
“terima kasih”. Itu adalah kata
kedua yang jarang sekali aku katakana. Aku akui, aku agak gengsi mengungkapkan
kata itu. Tapi percayalah, sedikit pun hal yang orang lakukan untuk aku, aku
selalu menyadari itu. Kenapa aku hanya bisa mengucapkan kata itu dalam hati? Kenapa
aku ga bisa mengatakan kata itu?. Tapi percayalah, bahwa sesungguhnya dalam
hati aku, aku selalu bersungguh-sungguh berterima kasih.
Jadi, untuk setiap orang yang ada
disekitar aku, aku hanya ingin mengucapkan bahwa inilah aku, aku adalah orang
yang seperti ini. Aku akan selalu berusaha berubah menjadi lebih baik, aku
harap kalian mengerti. Mungkin butuh waktu yang sangat lama buat aku untuk
berubah. Aku mohon jangan terlalu mendesak aku untuk cepat berubah, karena aku
perlu waktu. Maaf jika selama ini aku jarang meminta maaf. Tapi, asal kalian
tahu, aku selalu berusaha untuk tidak mengulang kesalahan aku. Dan maaf aku
jarang mengucapkan terima kasih, karena sulit bagi aku buat ucapkan kata itu. Tapi,
aku akan berusaha agar aku tidak melupankan setiap kebaikan yang kalian berikan
buat aku.
“Terima kasih, karena sudah bersedia berada di kehidupan aku”
Langganan:
Postingan (Atom)


